oleh

Siap-siap, Knalpot Brong Ditilang Sat Lantas Polres Kebumen

KEBUMEN, INIKATA.com – Razia kendaraan bermotor kembali digelar Polres Kebumen. Kali ini sasarannya para pengendara sepeda motor pengunjung Alun-alun Kebumen.

Ada beberapa sasaran yang perlu digarisbawahi dalam razia yang digelar di depan Pendopo Rumah Dinas Bupati Kebumen itu.

Diantaranya adalah penggunaan knalpot brong atau kenalpot bersuara bising pada sepeda motor.

Razia yang dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres Kebumen Kompol Cipto Rahayu tersebut, menjaring puluhan pengendara sepeda motor yang kedapatan melanggar.

Kompol Cipto Rahayu mengatakan, penggunaan knalpot bersuara bising sangat menggangu pengguna jalan lain dan termasuk pelanggaran lalu lintas.

“Razia tadi malam kita temukan banyak pelanggaran. Rata-rata mereka tidak dapat menunjukkan kelengkapan berkendara. Namun ada beberapa penggunaan knalpot bising yang kita tertibkan. Itu tidak sesuai ketentuan,” jelas Kompol Cipto Rahayu. Senin (6/8/2018).

Menurut Kompol Cipto Rahayu, sasaran prioritas utama dalam razia kendaraan Sat Lantas Polres Kebumen adalah knalpot brong, tanda nomor kendaraan yang tidak sesuai dengan spektek dan Vespa tidak standard.

Data yang diperoleh, total ada 70 pelanggar yang ditindak Polres Kebumen karena tidak sesuai peraturan berkendara. Semua pelanggar tersebut ditilang dan harus mengikuti persidangan pada tanggal 23 Agustus 2018 mendatang.

Para pengendara yang memasang knalpot bersuara bising, kendaraan belum bisa langsung dibawa pulang sebelum diganti dengan knalpot standar pabrik.

“Hal ini supaya mereka jera, dan knalpot standar bisa dipasang kembali,” tandas Kompol Cipto Rahayu.

Untuk memberikan efek jera, pada razia tersebut para pengendara motor yang memasang knalpot bersuara bising diminta untuk mendekatkan telinganya selanjutnya kendaraan “diblayer” atau digas.

“Bagaimana rasanya?” tanya Kanit Laka Lantas Sat Lantas Polres Kebumen Ipda Ratimin saat melakukan razia.

“Bising juga ya pak. Saya selama ini menggunakan helm, jadi tidak bisa mendengarkan bunyi knalpot sport saya secara langsung,” kata Ari (24) salah satu pengendara sepeda motor asal Gombong yang terjaring razia karena menggunakan knalpot bersuara bising. (yon)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed